Puluhan Proyek Strategis Siap Majukan Kabupaten Solok 2025–2026, Total Anggaran Capai Rp136 Miliar

Solok, Soloknews.com.-  Pemerintah Kabupaten Solok terus menunjukkan komitmen kuat dalam mempercepat pembangunan daerah melalui pelaksanaan puluhan proyek strategis di berbagai sektor. Berdasarkan data kegiatan pembangunan tahun anggaran 2025 serta program yang tengah diverifikasi untuk tahun 2026, total nilai anggaran mencapai Rp136,84 miliar. Dana tersebut bersumber dari berbagai skema pembiayaan, termasuk APBN, DAK, dan APBD Kabupaten Solok.

 

Bupati Solok H. Jon Pandu menegaskan bahwa seluruh program diarahkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, memperkuat sektor pertanian, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik.

“Pembangunan yang kita jalankan tidak hanya bersifat fisik, tetapi juga menyentuh aspek peningkatan kapasitas manusia dan kelembagaan. Tujuannya agar pembangunan berkelanjutan dan dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Bupati Jon Pandu.

 

Fokus Pembangunan Fisik: Jalan, Sekolah, dan Pertanian

Dari total anggaran tersebut, sebesar Rp86,48 miliar dialokasikan untuk kegiatan fisik yang mencakup pembangunan infrastruktur dasar hingga penguatan sektor pertanian.

 

Beberapa proyek prioritas di antaranya,

Pembangunan Jalan Taratak Galundi – Alahan Panjang senilai Rp11,519 miliar melalui program Inpres Jalan Daerah (IJD) 2025.

 

Rehabilitasi Sekolah Dasar dan Menengah Pertama di berbagai nagari, dengan total anggaran lebih dari Rp5 miliar yang bersumber dari DAK 2026.

 

Pembangunan Rumah Susun ASN serta rehabilitasi sarana irigasi untuk mendukung produktivitas pertanian.

 

Pengadaan alat dan mesin pertanian (alsintan), pengembangan UPT Perikanan, serta rehabilitasi embung pertanian.

 

Optimasi lahan rawa non-pangan dengan anggaran Rp1,8 miliar dari APBN

 

Pembangunan Rumah Produksi Skala Nagari (RPSN) di Nagari Sungai Nanam dan Alahan Panjang senilai Rp600 juta melalui program Kementerian Pertanian tahun 2025.

 

Selain pembangunan fisik, Pemkab Solok juga menyiapkan program non-fisik senilai Rp50,36 miliar yang fokus pada pengembangan sumber daya manusia, digitalisasi pemerintahan, dan penguatan kelembagaan.

 

Program tersebut meliputi evaluasi implementasi reformasi birokrasi dan zona integritas, Peningkatan kapasitas ASN, Digitalisasi pelayanan publik di seluruh perangkat daerah, Program Desa Cerdas dan Transformasi Digital melalui Dinas Kominfo.

 

Pendanaan program ini bersumber dari DAK Non-Fisik Tahun 2026 serta dukungan Kementerian PAN-RB dan Kementerian Pertanian.

 

Anggota DPRD Kabupaten Solok, Iskan Nofis, memberikan apresiasi atas konsistensi Bupati Jon Pandu dalam menjalankan roda pemerintahan dan pembangunan, meski sempat diterpa berbagai isu negatif.

“Saya melihat Bupati Jon Pandu tetap fokus bekerja untuk masyarakat. Beliau tidak terganggu oleh isu-isu yang mencoba menghambat, justru terus menunjukkan hasil nyata seperti pembangunan jalan, sekolah, dan program yang kini dirasakan langsung oleh rakyat,” Papar Iskan Nofis.

 

Ia juga, menambahkan bahwa DPRD akan terus memberikan dukungan terhadap kebijakan yang berpihak kepada masyarakat.

“Ketika pemimpin bekerja dengan niat tulus dan hasilnya konkret, sudah sepatutnya kita beri apresiasi,” tambahnya.

 

Langkah-langkah strategis ini menegaskan arah pembangunan Kabupaten Solok yang semakin terukur dan berorientasi pada kesejahteraan rakyat. Sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan kementerian diharapkan mampu mempercepat terwujudnya visi “Solok Maju dan Sejahtera.

“Pemerintah hari ini tidak hanya merencanakan, tetapi juga mewujudkan. Hasilnya bisa kita lihat bersama di berbagai sektor,” Sambungnya Iskan Nofis.**(Rafly01)

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *