Penulis: Rafly Rahmad Orfiza
Ada ungkapan yang mengatakan, “Di samping lelaki sukses, selalu ada perempuan hebat yang berdiri dengan keteguhan hati.” Ungkapan ini tampaknya menemukan relevansinya pada sosok Kurnia Tripasetrio
Pada saat Kurniati mendampingi Bupati Solok Jon Firman Pandu di 2024–2029, Namun lebih dari sekadar “pendamping”, Kurnia hadir sebagai energi perubahan yang menggerakkan masyarakat, terutama kaum perempuan, untuk berani mengambil peran lebih besar dalam pembangunan daerah.

Mendapatkan sebuah amanah bukan lah mudah, namun sentuhan hati seorang Kurniati itu sudah terbangun baik, semuanya akan mengalir seperti air
Perjalanan Kurnia tidaklah instan. Sejak menikah pada 2006, ia tumbuh bersama dinamika masyarakat Solok, mengenali karakter warganya, dan memahami kebutuhan-kebutuhan yang jarang terlihat di permukaan. Pengalamannya sebagai tenaga medis menjadi fondasi penting yang membentuk kepekaan sosialnya.
“Dari sebuah pelayanan kesehatan, ia belajar bahwa pembangunan bukan hanya soal infrastruktur tetapi juga tentang mendengarkan keluhan, memberi harapan, dan menghadirkan solusi nyata bagi kehidupan keluarga”

Kurniati selalu mendapatkan sambutan hangat oleh kemasyarakat di setiap kunjungannya
Ketika dipercaya memimpin Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Solok pada 2019 – 2024, Kurnia menunjukkan bahwa kepemimpinan tidak harus lantang, tetapi harus konsisten. Program yang ia jalankan menembus berbagai lapisan perempuan, dari yang berada di pusat kota hingga sudut-sudut nagari. Kepemimpinan itu kemudian berlanjut ketika ia mengemban amanah sebagai Ketua TP-PKK Kabupaten Solok, di mana gerakannya semakin terasa.
Dalam waktu yang relatif singkat, berbagai program unggulan berhasil ia hadirkan. Kurnia tidak hanya menyentuh bidang pemberdayaan keluarga, tetapi juga merangsang tumbuhnya produktivitas perempuan melalui kegiatan-kegiatan kreatif dan ekonomi berbasis masyarakat. Tidak berlebihan jika sejumlah penghargaan kemudian ia raih—sebagai bukti bahwa kerja keras dan kedisiplinan selalu menemukan tempatnya untuk dihargai.


Kurniati seorang perempuan dibalik kesuksesan Jon Firman Pandu, S.H
Apa yang membedakan Kurnia dari banyak figur perempuan lainnya adalah energi positif yang ia bawa. Ia berjalan cepat, berbicara tegas, namun tetap hangat kepada siapa pun yang ditemuinya. Kualitas ini yang membuatnya bukan hanya “istri bupati”, tetapi simbol perempuan modern yang mampu berdiri tegak di tengah tantangan zaman.
Kurnia Tripasetrio hari ini menjadi inspirasi bagi banyak perempuan di Kabupaten Solok. Ia menunjukkan bahwa kontribusi perempuan tidak harus menunggu kesempatan, ia diciptakan melalui keberanian untuk bergerak. Dengan visi dan komitmennya, ia membuka jalan bagi masa depan keluarga dan masyarakat Solok yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera.
Dan mungkin, pada akhirnya, ungkapan itu perlu diperbarui,
“Di samping lelaki sukses, ada perempuan hebat. Tetapi perempuan hebat itu juga mampu berdiri sebagai cahaya bagi masyarakatnya”







