Solok, SolokNews.com.- Hujan tanpa henti yang mengguyur Kabupaten Solok selama beberapa hari terakhir meninggalkan duka mendalam bagi ribuan warga. Air bah merendam permukiman, memutus akses jalan, dan membuat sejumlah nagari terisolasi tanpa kepastian kapan bantuan bisa masuk. Di tengah kepanikan dan kelelahan warga yang bertahan dengan keterbatasan, uluran tangan kembali datang.
Pada Jumat (28/11/2025), DPD Partai NasDem Kabupaten Solok bergerak cepat menuju Posko Utama Penanganan Bencana di Koto Baru, membawa bantuan yang diharapkan dapat sedikit meringankan beban masyarakat yang tengah diuji bencana.
Di wilayah utara, seperti Nagari Muaro Pingai dan Paninggahan, warga terpaksa berhari-hari menunggu bantuan karena jalur darat menuju daerah tersebut putus total setelah terban dan jembatan runtuh. Satu-satunya cara menyalurkan logistik adalah dengan mengambil jalur air melalui Danau Singkarak—sebuah perjalanan yang tidak mudah, namun tetap ditempuh demi memastikan warga tak dibiarkan sendirian menghadapi bencana.
Sementara itu, jalur Selayo menuju Koto Hilalang tidak lagi dapat dilewati, memaksa tim bantuan memutar arah melewati Nagari Cupak.
Di berbagai titik, relawan bekerja siang dan malam, sementara warga berusaha bertahan dengan makanan seadanya.
Melihat kondisi tersebut, jajaran Fraksi NasDem DPRD Kabupaten Solok menyampaikan bantuan berupa uang tunai Rp 2,5 juta, beras, mi instan, dan air mineral.
Kehadiran para pengurus NasDem disambut dengan haru oleh warga dan petugas posko. Di tengah tumpukan logistik dan raut wajah lelah relawan, bantuan itu menjadi simbol bahwa masyarakat terdampak tidak dibiarkan berjuang sendiri.
Anggota Fraksi NasDem yang hadir antara lain,
H. Armen Plani, S.AP
M. Hidayat
Tonny Devisa, S.I.Kom
Tistuti Kamal, SH
Ikut mendampingi Bendahara DPD NasDem Welly Adetri, S.Sos, Kepala Sekretariat Endra Ningsih, serta Tenaga Ahli NasDem Yudhitia Wardi.
Dalam penyampaiannya, H. Armen Plani, S.AP Ketua DPD NasDem kabupaten solok, menegaskan bahwa kehadiran mereka bukanlah untuk pencitraan, melainkan sebagai bentuk kepedulian murni.
“Ini adalah tanggung jawab kemanusiaan kita bersama. Ini bukan kebutuhan politik—NasDem hadir karena masyarakat membutuhkan kita” ujar Armen dengan suara yang terasa menahan haru.
Ucapan tersebut menjadi pengingat bahwa di tengah bencana, solidaritas adalah kekuatan terbesar yang dimiliki masyarakat Solok.
Bantuan itu diterima oleh Zaitul Ikhlas, Asisten Koordinator Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Solok. Ia menyampaikan apresiasi atas langkah cepat NasDem dalam membantu warga.
Di posko, beberapa warga terlihat menahan air mata—sebagian karena kehilangan harta benda, sebagian karena kelelahan, dan sebagian karena merasa masih ada yang peduli dengan penderitaan mereka.
DPD NasDem Kabupaten Solok menegaskan komitmennya untuk tetap berada di garis depan kemanusiaan selama bencana berlangsung.
Mereka memastikan siap kembali turun memberikan bantuan lanjutan bila situasi semakin memburuk atau kebutuhan warga bertambah.**(Rafly01)







