Solok, SolokNews.com.- Hujan tak kunjung reda sejak malam, namun derasnya air yang menggulung wilayah Padang Balimbiang, Nagari Sumani, Kabupaten Solok, tak menyurutkan langkah tim rescue BPBD. Di tengah aliran banjir yang makin meninggi dan cuaca yang terus memburuk, para petugas tetap bergerak, berpacu dengan waktu untuk menyelamatkan warga yang terjebak.
Kabid Indra Muchsis menjelaskan Sejak pagi buta, tim sudah menyisir titik-titik rawan banjir. Di antara laporan yang masuk, salah satunya menyebutkan ada seorang warga padang balimbiang Nagari Sumani, Kecamatan X Koto Singkarak yang tak mampu berjalan dan masih terperangkap di rumahnya. Tanpa menunggu lama, tim langsung menerjang arus dan membawa kursi roda khusus untuk mengevakuasi korban.
“Mereka terus berpindah dari satu lokasi ke lokasi lain. Tidak ada jeda, kondisi lapangan sangat menantang, tapi mereka tetap bertahan”ujar Kabid BPBD Kabupaten Solok, Indra Muchsis, Jum’at pagi 28/11/2025.

Tim rescue BPBD melakukan evaluasi warga pakai kursi roda
Ia menjelaskan Untuk mempercepat penyelamatan, tim rescue dibagi ke beberapa kelompok agar dapat menjangkau lebih banyak wilayah terdampak. Pemantauan dilakukan tanpa henti—bukan hanya untuk memastikan warga aman, tetapi juga untuk memastikan para petugas yang telah bekerja nyaris tanpa istirahat tetap dalam kondisi prima.
“Petugas kita sebenarnya sudah sangat kelelahan. Sejak awal masa tanggap darurat hingga malam tadi, bahkan pagi ini, mereka belum berhenti. Tapi komitmen mereka luar biasa. Mereka tetap berupaya maksimal membantu warga,” tambah Indra.
Di tengah kerja keras tim penyelamat, ancaman banjir belum mereda. Debit air dari hulu dilaporkan terus meningkat akibat curah hujan tinggi di kawasan Gunung Talang dan sekitarnya, Arus yang datang dari atas kapan saja bisa memperburuk keadaan.
“Kami imbau warga tetap siaga. Dorongan air dari hulu masih bertambah dan cuaca belum menunjukkan tanda-tanda membaik,” tegas Indra.
Meski kondisi terus menantang, semangat para petugas BPBD Solok tidak padam. Mereka tetap berdiri di garis depan, melawan derasnya hujan dan banjir, memastikan setiap warga bisa keluar dari situasi berbahaya dengan selamat.**(PB07)







