Solok, SolokNews.com.- Penanganan bencana di Kabupaten Solok sempat tidak berjalan optimal akibat manajemen Posko Utama di Koto Baru yang dinilai tidak terkoordinasi. Akibatnya, data kondisi bencana beberapa hari terakhir tidak tercatat dan tidak tersampaikan ke BNPB.
Situasi tersebut berubah pada Jumat 28/11/2025 malam, ketika Sekretaris Daerah Kabupaten Solok, Medison, turun langsung mengambil alih komando penanganan. Meski tengah memiliki urusan keluarga yang tidak dapat ia tinggalkan, Sekda tetap memastikan penanganan bencana berjalan sebagaimana mestinya.
Pada malam itu, Sekda bersama Wakil Bupati mengumpulkan seluruh OPD, camat, dan wali nagari untuk memberikan instruksi tegas agar penanganan dilakukan lebih cepat dan sistematis. Sekda juga memerintahkan agar seluruh data lapangan segera dilaporkan ke Posko Utama.
“Setelah berkoordinasi dengan Bapak Bupati Solok, malam ini, saya bersama Bapak Wakil Bupati menginstruksikan bahwa semua pihak harus turun membantu masyarakat dan mengumpulkan data secara benar,” ujar Medison.
Pada Sabtu pagi, 29 November 2025, seluruh jajaran akan melakukan rapat bersama dan mulai bergerak bersama dan sistem manajemen posko kembali dijalankan sesuai prosedur. Dengan berfungsinya posko secara efektif, data bencana dapat dilaporkan kepada Pemerintah Provinsi dan dapat diakses awak media untuk disampaikan kepada publik.
Upaya cepat ini diharapkan dapat mempercepat penanganan dampak bencana dan memastikan bantuan tepat sasaran bagi masyarakat terdampak.**(Rafly01)







